Wedang Bajigur Bandrek Timur Pagelaran Keraton Yogyakarta #BandrekDewa

Bude Warsi

Temaram lampu di sekitar alun-alun utara menjadi hiasan menjelang malam tiba. Suasana riuh renyah tercipta di pintu timur Pagelaran Keraton Yogyakarta. Dibalik kegagahan pohon beringin tua keriuhan itu bisa dijumpai sebuah warung minuman. Warung Wedang Bajigur dan Bandrek Bude Warsi / Pak Tris (Kang Gowok). Penjaja kuliner malam hari mesti mencoba warung wedang khas Yogyakarta yang satu ini.

Sejarahnya diawali ketika itu bulan Oktober 1999. Kang Gowok nama akrab Pak Tris setelah pensiun dari Prajurit Daeng dan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta. Kang Gowok membuka warung minuman di sebelah timur pintu Pagelaran Keraton. Awalnya Kang Gowok melakukan survei dahulu, warung dengan menu minuman apa yang belum pernah ada di sekitar alun-alun utara. Tercetuslah ide untuk membuka warung wedang bajigur dan bandrek. Ternyata Kang Gowok tidak sendirian, beliau ditemani istrinya tercinta Bude Warsi.

Menu wedang yang disajikan cukup komplit, tidak hanya bajigur saja. Ada yang lainnya yaitu sebut saja : Bandrek, Bajigur Bandrek, Kopi Bandrek, Bajigur Tape, Teh Bandrek, Bandrek Susu, dan masih banyak kombinasi yang lainnya. Bajigur sendiri sebenarnya minuman dengan bahan dasar kopi, kolang-kaling, santan, kelapa muda dan taburan roti. “Bandrek itu semacam minuman dari jahe dan secang disamping ada 13 macam bahan rempah lainnya yang tak mau disebutkan rahasianya” tutur Bude Warsi.

Semua sajian menu wedang di sini cukup terjangkau, rata-rata dimulai dari harga Rp 4.000. Buka setiap hari dari Senin sampai Sabtu jam 18.00 – 23.30 wib. Saking populernya tak heran jika warung wedang ini juga bisa ditemui dijejaring sosial Facebook, dengan akun Warung Bajigur Bandrek Dewa (Dewa singkatan dari Bude Warsi). Selain itu juga mempunyai email di: bajigur_bandrek.dewa@yahoo.co.id. Selamat mencoba. [EAW-f*]