Tidak Direstui Menikah, Anak Bakar Keluarganya

korban akibat ulah anak sendiri

korban akibat ulah anak sendiri

Ferdy (kiri) tersangka pembakaran ayah kandung

ferdy tersangka pembakaran ayah kandung

Palu – Seorang anak haruslah berbakti kepada orang tuanya. Namun peribahasa itu rupanya tidak berlaku untuk Ferdy (26), seorang warga di Jalan Basuki Rahmat, Palu Selatan. Pria tersebut tega membakar ayah, ibu, serta adik kandungnya saat ketiganya sedang tertidur lelap, Selasa (22/1/2013) dini hari sekitar pukul 05.00 WITA. Dengan membawa bensin dan korek, tersangka masuk ke dalam kamar orang tua dan adiknya. Ketiganya kemudian dengan tega dibakar

Korban masing-masing bernama Wandi Sugianto (68), Serly Chandra (48 thn), serta Nelly (21). Perbuatan keji tersangka membuat ibu dan adiknya menderita luka bakar parah pada bagian wajah dan tangan. Sementara ayah tersangka menderita luka bakar sangat parah yang mencapai 90%.

Ketiga korban kemudian mendapat pertolongan oleh para tetangga dan dilarikan ke rumah sakit Budi Agung Palu. Sayangnya, meski telah mendapat perawatan intensif sekitar 13 jam, nyawa Wandi Sugianto tidak dapat diselamatkan lagi hingga menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 20.00 WITA.

Menurut keterangan dari keluarga korban, Ferdy melakukan perbuatannya tersebut karena permintaannya untuk menikah tidak disetujui oleh kedua orang tuanya. Namun menurut identifikasi kepolisian, sebelum melakukan pembakaran Ferdy telah terlebih dahulu mengonsumsi narkoba.

Selain itu pihak kepolisian Sulawesi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kepala Polres Palu, AKBP Ahmad Ramadhan telah berkoordinasi dengan bidang kesehatan Polda Sulteng untuk memeriksa kondisi kejiwaan korban. Karena menurut dia tindakan pelaku di luar kesadaran sehingga harus membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut yaitu tes psikologi. Ferdy sendiri dalam keterangannya menyangkal kalau dia yang melakukan pembakaran terhadap ketiga anggota keluarganya tersebut.