Suding, Bambang Soesatyo, Yani, dan Misbakhun Tepis Boediono Soal Century

century-bank121010b

Jakarta – Syarifuddin Sudding, Bambang Soesatyo, dan Ahmad Yani, atau dikenal sebagai Trio ‘SBY’ menggelar jumpa pers menanggapi perkembangan penanganan kasus Bank Century. Mereka menepis keterangan yang disampaikan Boediono soal Century.

“Penanganan Bank Century bukan diambilalih tetapi dibailout,” kata Bambang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/11/2013).

Selain tiga politisi itu yang getol meneriakkan Century, ikut juga eks politisi PKS yang kini di Golkar Misbakhun, serta politisi PAN Chandra Tirta Wijaya. Mereka duduk bersama dan menggelar jumpa pers di Gedung DPR.

Sebelumnya, Boediono memberikan keterangan bahwa Bank Century ditangani dengan cara pengambilalihan, bukan bailout.

Para politisi yang selalu rajin berteriak soal kasus Century itu menerangkan perbedaan antara pengambilalihan dengan bailout. Pengambilalihan dilakukan tanpa melibatkan pemegang saham, yaitu Robert Tantular. Sedangkan Bailout dilakukan dengan melibatkan pemegang saham.

“Kita temukan faktanya, ada dokumen bahwa pada 21 November 2008, Robert Tantular pernah melakukan tanda tangan (bahwa dirinya bersedia terlibat dalam penanganan Century),” kata Misbakhun.

Anggota-anggota DPR itu melampirkan pernyataan pemegang Saham yang mereka maksud itu. Mereka juga memperlihatkan surat bersifat Rahasia yang dikeluarkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tanggal 21 November 2008, yang menerangkan syarat keikutsertaan Robert Tantular jika ingin ikut menangani Bank Century.

Sumber: detik.com