PM Turki dan Obama akan Bahas Suriah

PM Turki Recep Tayyip Erdogan memberikan sambutan dalam upacara peletakan batu pertama pembangunan pusat kebudayaan Turki di Lanham, Maryland (15/5).

PM Turki Recep Tayyip Erdogan memberikan sambutan dalam upacara peletakan batu pertama pembangunan pusat kebudayaan Turki di Lanham, Maryland (15/5).

Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan diperkirakan akan menekan Amerika Serikat agar mengambil peran lebih aktif untuk menanggapi keadaan di Suriah saat bertemu dengan Presiden Barack Obama di Gedung Putih, hari Kamis (16/5).

Jurubicara Gedung Putih Jay Carney mengatakan kedua pemimpin itu akan membicarakan cara-cara untuk membawa transisi yang “esensial” ke Suriah. Itu mencakup bantuan untuk rakyat Suriah dan untuk pemberontak yang menentang Presiden Bashar al-Assad, serta dukungan bagi konferensi perdamaian yang diusulkan yang kemungkinan akan diadakan bulan depan di Jenewa.

Menurut Jay Carney, Obama tetap berkomitmen pada tujuan Suriah tanpa Assad yang mencerminkan keinginan dan hak-hak rakyat Suriah.

Erdogan juga akan bertemu hari Kamis (16/5) dengan Wakil Presiden Joe Biden dan Menteri Luar Negeri John Kerry.

Pembicaraan tersebut dilakukan kurang dari seminggu setelah dua bom mobil meledak di sebuah kota Turki dekat perbatasan Suriah, menewaskan 51 orang. Turki menuding Suriah melakukan serangan itu.

Dalam lebih dari dua tahun krisis di Suriah, Turki telah memberi tempat perlindungan kepada pemberontak Suriah serta ribuan pengungsi. (VOA)