Preman Bupati Buol Aniaya Warga Hingga Masuk Rumah Sakit

bupatibuol

bupati Buol Dr Hj. Amiruddin Rauf SP.OG

Buol – Insiden yang memalukan kembali terjadi pada jajaran pemimpin daerah Sulawesi Tengah. Memperhatikan tingkat moralitas yang dimiliki salah seorang pemimpin daerah sekelas Buol, yang tega menggunakan kaki tangannya (preman) untuk menganiaya warganya sendiri karena sering memprotes janji-janji atas kinerjannya sebagai pemimpin daerah. Ini tentunya mengiris hati rakyat Buol itu sendiri, karena seorang memimpin yang si sanjung dan dipercaya, malah cenderung menganiaya warganya sendiri. Dalam keterangannya, sebelum dianiaya korban terlebih dahulu dijemput oleh beberapa orang yang konon adalah “tim garda” preman pengikut sang bupati. Korban yang benama Moh. Rudy Ulo menjelaskan pada media (22/1/2013) bahwa penganiayaan terjadi pada Jumat (18/1/2013), saat dirinya dijemput oleh sekelompok orang menggunakan mobil di kediamannya di Desa Ulo Lambong II, Buol, dengan alasan dipanggil oleh bupati ke kediamannya.

Saat itu korban sempat ragu, karena untuk mandi dan ganti pakaian pun korban tidak diizinkan. Korban akhirnya bersedia naik ke mobil  setelah salah seorang dari pelaku yang berinisial AN mengatakan akan menjamin keselamatan korban. Namun dalam perjalanan yang masih berjarak kurang lebih 300 meter dari rumahnya, korban langsung dianiaya oleh enam orang hingga babak belur. Bupati Buol, Amiruddin Rauf, tiba dua menit di kediamannya dengan mandapati wajah korban telah babak belur. “Saya belum terima kamu seperti ini. Saya tidak kenal, jangan bawa ke sini. Bawa saja dia ke tempat lain!,” ujar korban menirukan perkataan sang bupati. Setelah itu korban pun kembali dipukuli hingga terjatuh dari kursi tempat duduknya dan kemudian dibawa ke rumah sakit. Menurut korban, insiden tersebut terjadi karena dirinya sering mengkritik kinerja bupati melalui media jejaring sosial Facebook dan menagih janji-janji sang bupati saat berkampanye. Korban pun berharap agar pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini sampai selesai.

Bupati Amiruddin Rauf telah mengkonfirmasi kabar tersebut melalui telepon dengan mengatakan bahwa benar telah terjadi insiden pemukulan oleh pengikutnya terhaadap korban, Rudi Ulo’I. Namun, ia tetap meminta pihak pelaku pengeroyokan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Saat ini, menurut Amiruddin Rauf, para pelaku telah ditahan pihak kepolisian Buol.