Pemerintah Berkomitmen Tingkatkan Fasilitas bagi Lansia

Ibu Negara Hj Ani Yudhoyono (antara)

Ibu Negara Hj Ani Yudhoyono (antara)

Cibubur, Jakarta: “Pemerintah berkomitmen meningkatkan santunan bagi kelompok lanjut usia (lansia) dan meningkatkan fasilitas yang bisa mereka nikmati,” kata Ibu Negara Hj Ani Yudhoyono dalam sambutanya pada silaturahmi dengan lansia ”Sasana Tresna Werdha” Yayasan Karya Bakti Ria Pembangunan (STW-YKBRP), di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (18/6) pagi.

Fasilitas bagi lansia tersebut diantaranya tempat duduk khusus di tempat-tempat umum, akses khusus penerbangan, keringanan pajak, reduksi tarif angkutan publik, layanan puskesmas, dan KTP seumur hidup.

“Peran siginifikan lansia sekarang ini meningkat terkait dengan peningkatan angka harapan hidup yang mencapai 70,8 tahun. Kita berharap ke depan akan makin baik dan makin tinggi angka harapan hidupnya,” ujar Ibu Ani.

Kesepian dan penyakit pikun sering dijumpai pada lansia. Itu adalah situasi psikologis yang wajar. Pada kondisi seperti itu peyakit ketuaan seperti pikun akan mudah menimpa mereka. Kondisi tersebut bisa dihindarkan jika orang di sekeliling memberi perhatian dan kasih sayang. Apalagi jika yang bersangkutan punya aktivitas yang disukai.

“Saya sesama lansia mengajak bapak dan ibu untuk tetap memiliki potensi, memberdayakan diri, menjaga dan meningkatkan kesehatan serta kesejateraan,” Ibu Ani berpesan.

Ibu Ani menjelaskan, tahun 2050 nanti diperkirakan penduduk lansia akan berjumlah 2 miliar atau 22 persen dari penduduk dunia dan proporsi terbesar ada di negara berkembang, sebesar 80 persen. Dengan makin bertambahnya penduduk lansia, Ibu Negara berharap agar di Indonesia semakin bertumbuh taman lansia sebagai tempat berkumpul mereka.

“Mari kita berpikir positif, memandang masa depan dengan positif, hidup produktif, bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, bangsa dan negara,” ajak Ibu Negara.

Dalam kesempatan ini, Ibu Ani mendapatkan kenang-kenangan berupa lukisan bunga dari salah satu penghuni panti, Eyang Atmi (88 tahun). Lukisan tersebut menggambarkan bunga berwarna merah jambu. (websitepresiden/dik)