Parlemen Dukung Pengembangan Nuklir

nuklir-indonesia 

Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia siap untuk mendukung kebijakan pemerintah tentang kebijakan nuklir sebagai bagian dari upaya untuk menyediakan energi Nasional.

Anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional, Ir. Muhammad Najib mengatakan bahwa sejak tahun 2007 pemerintah sesungguhnya telah memiliki payung hukum yang memasukkan nuklir dalam bauran energi Nasional. Hal tersebut diatur dalam UU No. 17 tahun 2007 tentang rencana Pembangunan Jangka Panjang dan UU No. 30 tentang energi.

Najib mengharapkan agar pemerintah segera merealisasikan PLTN mengingat kebutuhan engeri yang terus meningkat setiap tahunnya. Ia juga menambahkan bahwa, dalam hal ini dibutuhkan keseriusan dari pemerintah, karena pemerintah yang memeiliki wewenang untuk merealisasikan kebijakan tersebut.

Lebih jauh, Najib juga mengingatkan agar pemerintah juga menjelaskan kepada masyarakat tentang kebijakan energi Nuklir dengan baiik. Sebab, sukses atau tidaknya pengembangan nuklir di Indonesia sangat tergantung dari kepiawaian pemerintah memberi penjelasakan yang sebenar-benarnya kepada masyarakat.

Terlebih lagi, menurtnya media terkadang meliput isu yang sensasional sehingga terkesan provokatif dan akhirnya memicu munculnya pandangan yang negatif di mata masyarakat tentang energi Nuklir.

“saat ini, masyarakat Indonesia memandang bahwa nuklir merusak lingkungan dan nuklir sebagai senjata perusak. Ini yang tak mudah mengubah pola piker masyarakat,” Pungkasnya (BO).