M Najib: Ariel Sharon’s sebagai Pelajaran bagi orang Angkuh

Ir. Muhammad Najib, M.Sc

Ir. Muhammad Najib, M.Sc

 

Mantan Perdana Menteri Israel, Ariel Sharon’s yang terkenal sebagai tokoh dibalik pembantaian di Sabra dan Shatila, dikabarkan dalam kondisi kritis setelah sebelumnya menderita coma selama lebih dari 7 tahun. Saat ini ia sedang dalam kondisi antara hidup dan mati (la yamut wala yahya). Sampai-sampai, kondisi fisiknya dilarang untuk dipublikasikan. Demikian disampaikan oleh Anggota DPR RI Ir. Muhammad Najib melalui pesan singkat yang diterima oleh beritaotonomi.com

M Najib menambahkan bahwa, apa yang terjadi kepada Ariel Sharon’s saat ini tentu menjadi sebuah pelajaran yang sangat berharga bagi orang-orang yang angkuh dan sombong serta bagi orang-orang yang tidak bisa menghargai nyawa manusia lain.

Dirinya juga berharap semoga Ariel Sharon’s menjadi manusia terakhir di era modern dan beradab ini yang tidak bisa menghargai perbedaan etnis, agama atau ideologi politik. (BO)