Kirab Silat Kolosal “Pencak Malioboro Festival 2013” #PencakSilat

Para pendekar silat ini mendemontsrasikan gerakan silat di setiap titik pemberhentian. Tidak hanya kaum Adam, kaum Hawa juga sangat antusias meriahkan acara ini bahkan terlihat anak-anak ikut memperagakan gerakan silat rumitnya.

Para pendekar silat ini mendemontsrasikan gerakan silat di setiap titik pemberhentian. Tidak hanya kaum Adam, kaum Hawa juga sangat antusias meriahkan acara ini bahkan terlihat anak-anak ikut memperagakan gerakan silat rumitnya.

Lalu lintas di Yogyakarta Minggu siang 2/6/13 pukul 12.00 WIB begitu padat mulai Jl. Mangkubumi sampai dengan Jembatan Kewek. Kendaraan melaju dengan merambat pelan, ternyata tepat di arena parkir Abubakar Ali terlihat barisan pesilat dari seluruh Nusantara. Mereka mengenakan seragam sesuai identitas dan ikon masing-masing daerah.

Pencak Malioboro Festival 2013 digelar pada saat cuaca Yogyakarta terlihat mendung namun masih terasa panas. Acara ini diikuti oleh perguruan silat dari berbagai daerah di Indonesia dan mengundang juga dari 6 negara tetangga. Mulai pukul 13.00 WIB jalan ke arah Malioboro ditutup lalu menjadi macet dan lumpuh total karena dipenuhi lautan manusia

Para pendekar silat ini mendemontsrasikan gerakan silat di setiap titik pemberhentian. Tidak hanya kaum Adam, kaum Hawa juga sangat antusias meriahkan acara ini bahkan terlihat anak-anak ikut memperagakan gerakan silat rumitnya. Gerakan rampak dan lincah setiap peragaan jurus-jurus ditampilkan secara memukau. Pukulan dan hantaman dikemas sedemikian indah sehingga layak menjadi sebuah pertunjukan dijalanan yang mirip sebuah karnaval.

Ditambah dengan keramaian warna-warni bendera panji yang menegaskan identitas perguruan silat mereka. Perguruan silat itu antara lain Merpati Putih, Perisai Diri, Garis Paksi, Persaudaraan Setia Hati dan masih banyak lagi. Tahun ini merupakan acara yang kedua kalinya setelah sukses digelar di tempat yang sama tahun 2012.

Sepanjang jalan Malioboro serentak menjadi tontontan kolosal dan spektakuler. Peserta pencak silat memperagakan aksinya terakhir di depan panggung vip di depan Gedung Agung Yogyakarta. Kesuksesan acara ini semua dipersembahkan oleh pemerhati, pelaku dan praktisi silat yang tergabung dalam Paseduluran Angkringan Silat (PAS) didukung juga oleh IPSI DIY (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Tangtungan Project dan perguruan silat sekaligus para pecinta pencak silat di seluruh Indonesia. [EAW-f*]