Kebijakan BOJ Pengaruhi Fluktuasi Harga Emas

gold

Dalam perdagangan berjangka di sesi AS hari Rabu (12/06) harga emas ditutup naik 1% seiring penurunan bursa saham AS dan pelemahan dollar memicu rebound dari level rendah 3 pekan pada sesi lalu. Di awal perdagangan, harga emas bergerak sideway dengan absennya data ekonomi AS yang penting dan emas menambah gains setelah S&P500 turun 0,7% di tengah kecemasan pemangkasan stimulus oleh bank sentral.

Stabilitas pasar mempengaruhi harga emas yang menjadi  fluktuatif dengan adanya tekanan kondisi ekonomi AS yang melemah dan prediksi The Fed akan mengurangi program pembelian obligasi. Kenaikan harga emas terjadi berkat dukungan kebijakan kuantitatif yang dilakukan oleh sejumlah bank sentral untuk memacu perekonomian nasionalnya. Tingkat inflasi dan jatuhnya nilai mata uang menjadi penggerak pasar, meskipun indikator disinflasi dan deflasi muncul dalam perekonomian beberapa bulan ini.

Perdagangan hari selasa, harga emas turun $9 setelah bursa komoditi tertekan oleh kebijakan Bank of Japan (BOJ) yang memutuskan untuk tetap melakukan kebijakan moneter. Sebenarnya pasar menginginkan perubahan dalam kebijakan Bank of Japan (BOJ) setidaknya dalam setahun ini. Namun Bank of Japan  (BOJ) cenderung mempertahankan kebijakan moneternya. Pasar memberi reaksi atas kebijakan ini dengan terjadinya fluktuasi  harga emas. Ke depan, emas akan tertahan kembali untuk koreksi naik dengan adanya kenaikan yield obligasi AS di tengah ketidakpastian apakah The Fed akan memperlambat pembelian obligasinya atau tidak.

Sementara itu HSBC menyatakan bahwa Dollar AS masih cukup kuat terhadap sejumlah mata uang lainnya. Menguatnya Dollar AS akan memberikan tekanan pada harga emas dan harga komoditi lainnya. Pada hari Rabu (12/06) Dollar AS kehilangan pijakannya dan membuat EURO dan Yen menguat. Sepanjang tahun ini, harga emas telah mengalami penurunan sebesar 17%.

Secara teknikal, harga emas hari ini (13/6) bila masih bertahan di bawah 1415 bias bearish masih akan terjadi dengan support terdekat ada pada area 1370 diikuti oleh area 1355. Break di atas 1390 untuk menguji area 1415 sebagai resisten. Break di atas 1415 akan mengubah arah jangka pendek ke resisten level 1423. (ctn/c*)