Jembatan Cinta, Ikon Pulau Tidung

(Foto:pesonapulautidung.com)

(Foto:pesonapulautidung.com)

Kepulauan Seribu adalah sebuah lautan yang memiliki banyak pulau-pulau. Pulau tidung salah satunya. Pulau yang memiliki penduduk sekitar 4000 jiwa adalah pulau dengan penduduk terbanyak di antara pulau lainnya di Kepulauan Seribu.

Mata pencaharian penduduk ini sebagian besar adalah nelayan, petani, peternak dan guru. Tetapi ada juga yang menjadi wirausaha dengan menyewakan alat-alat pariwisata untuk wisata air, seperti alat snorkeling, diving, ban pelampung, kamera underwater, dan lainnya. Pulau Tidung sudah menjadi tempat wisata bagi wisatawan luar kota maupun wisatawan asing. Beberapa wisata air dapat yang dapat dinikmati di pulau ini antara lain banana boat, jetski, wisata bawah air (snorkeling), diving dan lain sebagainya. Warga penduduk asli membandrol harga wahana air sebesar Rp200 ribu hingga Rp400 ribu. Untuk penginapan, biasanya warga sengaja menyewakan rumah mereka sebagai tempat penginapan.

Pulau Tidung juga memiliki sebuah jembatan yang menjadi ikon pulau ini yang disebut “jembatan cinta”. Jembatan ini menceritakan tentang jalinan cinta yang tak terpisahkan oleh lautan. Jembatan yang menghubungkan antara Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil ini menjadi daya tarik tersendiri dan sangat ramai oleh pengunjung pada saat liburan seperti tahun baru, lebaran dan hari besar tertentu.

Selain Pulau Tidung masih banyak pulau lainnya di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara ini diantaranya: Pulau Air dengan keindahan karang serta ikan-ikan kecil di bawahnya, Pulau Onrust – sebuah pulau yang merupakan markas tentara penjajah Belanda sebelum masuk Jakarta, Pulau Pramuka dengan pasir perawannya, Pulau Panggang, Pulau Pari, Pulau payung, dan masih banyak pulau lainnya.

Untuk menikmati keindahan laut yang sunyi dan jauh dari perkotaan yang bising dan ramai, atau mungkin sekadar menikmati matahari terbenam di bawah jembatan cinta, tidak ada salahnya mencoba Pulau Tidung sebagai tujuan wisata Anda.