Es Limun Khas Sido Semi Kotagede

Es Limun Khas Sido Semi Kotagede

Siapa yang tak mengenal wisata religi dan spiritual kawasan Kotagede. Sebuah kawasan yang cukup magis dan menyisakan peninggalan kebudayaan Jawa adiluhung. Kawasan yang begitu banyak dikenal dengan makanan Kipo yang begitu khas. Jika menyusur ke sebelah selatan Pasar Legi akan menemui makam-makam raja mataram. Disebelah selatannya persis terdapat warung es yang tampilannya masih begitu khas dan ndeso.

Ialah Warung Sido Semi di Jl. Canteng Kotagede, warung dengan sajian khas es kacang ijo dan es buah. Warung ini cukup digandrungi warga sekitar maupun luar kota Kotagede. Cukup banyak kenangan dan sejarah di warung ini yang terkenal juga dengan es limun nya. Diceritakan warung ini berdiri tahun 1957, itu bisa dibuktikan dengan masih terpampangnya papan menu dengan ejaan lama dan harga yang masih menggunakan matau uang rupiah jaman dahulu (*red.mata uang sen).

Didirikan oleh Pak Mul dan Mbok Mul pasutri yang menikah tahun 1966, warung ini kemudian menambah menu selain “es” yaitu Bakso. Aneka es yang bisa dinimati disini antara lain es kacang ijo, es buah, es limun, es tape dan lainya. Yang paling menawan disini adalah cita rasa es yang masih begitu otentik, dengan mempertahankan “taste” yang lama. Tampilan warungnya pun banyak dihiasi dengan aksara Jawa, bagi pegunjung yang merasa gerah, warung ini menyediakan tepas dari anyaman bambu yang digantung di dinding.

Warung ini buka dari jam 10.00 sampai dengan 17.30 WIB untk hari besar dan minggu tetap buka. Ada yang unik di warung ini, yaitu jadwal buka yang memilih hari Selasa selalu tutup. Selasa dianggap hari istirahat, penjabaran kari kata Sela dan Sa yang diartikan yaitu “sok sela lan sok tutup” tutur Pak Pardiman anak kedua dari Mbok Mul. Warung ini masih dijalankan oleh generasi berikutnya sesuai amanah orang tua. (EAW-f*)