Carut Marut Calon Pemimpin Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat 2013 - 2018, Ahmad Heryawan (kiri) bersama Calon Wakil Gubernur, Deddy Mizwar (kanan) merayakan kemenangan dengan simpatisannya di Hotel Papandayan, Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/2).

Jawa Barat – Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar adalah Calon Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2013-2018 untuk daerah Jawa Barat (Jabar) yang untuk sementara memimpin daftar perolehan suara menurut hitung cepat (quick count KPU Jabar). Pemilihan Kepala Daerah ini berlangsung dengan sukses, Minggu (25/2/2013).

Berdasarkan data dari KPU Jabar, hingga Senin (26/2), pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar (Aher-Deddy) berdasarkan meraih 5,076,164 suara (31,8), disusul pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki (Rieke-Teten) sebanyak 4,561,650 (28.6%), Dede Yusuf Macan Efendi-Lex Laksamana 4,029,122 (25.3%), Irianto M.S. Syafiuddin-Tatang Farhanul Hakim 2,009,298 (12.6%). Paling bawah, pasangan Dikdik M Arief Mansur-Cecep Nana Suryana Toyib 276,210 (1.7%).

Meski untuk sementara tertinggal, Rieke enggan menyerah begitu saja hingga hasil resmi diumumkan oleh KPU Jabar. KPU Jabar mengatakan perhitungan manual atau rekapitulasi akhir perolehan suara untuk Pilgub Jabar 2013 akan selesai pada tanggal 3 Maret 2013.

Janji-janji yang telah dibuat membuat rakyat Jawa Barat berbondong-bondong untuk memilih pasangan ini yang sebelumnya sudah diperkirakan akan menang. Sementara, mantan wakil gubernur Jawa barat yang juga mencalonkan diri sebagai gubernur, Dede Yusuf, yang diperkirakan berada di urutan kedua terpaksa terhenti di urutan ketiga setelah pasangan dari partai PDI Perjuangan, Rieke dan Teten Masduki.

Pasangan Dede Yusuf dan Lex Laksamana memang harus menelan pil pahit dari hasil Pemilukada Jabar setelah banyak rakyat yang beralih memilih Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar. Kisruh Partai Demokrat digadang-gadang sebagai salah satu penyebabnya, apalagi setelah ditetapkannya ketua umum PD, Anas Urbaningrum, sebagai tersangka atas kasus korupsi Hambalang sehari sebelum pemilihan Gubernur Jabar. Belum lagi dugaan kasus kredit Bank Jabar Banten (BJB) yang membawa nama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Sementara pasangan Rieke-Teten Masduki yang tak diduga menempati urutan kedua dan memiliki poin tipis dari pasangan Dede-Lex yang berada di bawahnya. Pasangan yang saat kampanye mengajak Gubernur DKI Jakarta terpilih ini (Joko Widodo, red) ternyata belum bisa memanfaatkan beberapa kelemahan dari pasangan Aher-Deddy.

Padahal, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menaungi pasangan Aher-Deddy juga didera masalah setelah tertangkapnya Presiden PKS, Lutfi Hasan Ishaq, atas tuduhan korupsi daging sapi impor.

Siapapun yang nanti terpilih sebagai Gubernur Jabar, diharapkan dapat memajukan Provinsi Jawa Barat yang merupakan provinsi dengan jumlah penduduk sebanyak 43.826.775 jiwa (berdasarkan data BPS Jawa Barat 2011). Ahmad Heryawan yang sekarang mengajak aktor kawakan Deddy Mizwar sebagai wakilnya berjanji akan melanjutkan perjuangannya jika nantinya terpilih untuk kedua kalinya.

Lapangan pekerjaan, banjir, kemiskinan dan masih banyak lagi persoalan Jabar yang telah menunggu untuk diatasi oleh Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru ini. Memang seperti membolongkan batu dengan tetesan air, tetapi jika dilakukan perlahan tapi pasti maka semua akan berjalan dengan lancar. Semoga seluruh pemimpin di negeri ini dapat menjalankan apa yang dijanjikan saat kampanye dan dapat mengatasi seluruh persoalan negeri ini dengan baik.